Apa yang membuat aneka olahan frozen food kini makin laris dilirik oleh para ibu?

  • Frozen food menawarkan solusi kepraktisan bagi para ibu yang ingin membuat masakan untuk buah hatinya tetapi tak punya waktu banyak untuk berkutat di dapur. Tinggal dimasak sebentar atau dihangatkan saja sebelum dihidangkan.
  • Makanan yang tergolong dalam frozen food sudah melalui proses pemasakan sebelumnya (precooked ataupun fullycooked).
  • Selama disimpan dalam keadaan beku, makanan tidak kehilangan banyak zat gizinya.
  • Di pasaran, aneka pilihan frozen tersedia dalam berbagai variasi. Mulai dari makanan untuk sarapan, makan siang atau malam, kue-kue untuk camilan, hingga hidangan penutup.
  • Anda pun dapat membuat sendiri frozen food di rumah, terutama untuk makanan kesukaan keluarga yang proses pembuatannya agak ribet dan memakan waktu lama, seperti risoles, nugget, kroket, chicken wing, atau chicken cordon bleu. Semuanya tinggal digoreng saat akan dinikmati.
  • Simpan frozen food Anda dalam wadah kemasan yang frozen friendly. Kemasan plastik ada yang tidak bisa disimpan beku karena akan menjadi pecah/patah.
  • Pastikan menyimpan makanan yang akan dibekukan tertutup rapat dalam kemasan. Sedapat mungkin keluarkan udara yang ada di kemasan karena udara mengandung uap air yang akan menempel dan membeku pada frozen food masak lovers sehingga dapat mempercepat kerusakan makanan.
  • First In First Out. Gunakan frozen food yang sudah disimpan duluan. Beri label yang bertuliskan tanggal dibekukan agar tidak tertukar.
  • Freezer rumah tangga berbeda dengan freezer komersial. Selain suhunya yang tidak bisa terlalu rendah, freezer rumah tangga sangat sering dibuka-tutup. Karena itu, perhatikan umur simpan frozen food Anda.

 

 

Sumber : http://www.masakapaya.com/artikel/mengenal-frozen-food